Awalnya hanya dahaga…

Ketika ruh kering haus akan tetesan hujan

Debu-debu halus berangsur melebur dengan pasir layaknya lautan

Tapak mulai goyah tak mampu membaca tujuan

 

Awalnya hanya dahaga…

Perlahan tanpa disadari jiwa mulai merapuh

Langkah mulai tiada mengerti apa yang ditempuh

Hingga pandangan berangsur kabur dan mengeruh

 

Awalnya hanya dahaga…

Kini akhirnya terjebak dalam keinginan

Terpaku pada halusinasi jebakan angan

Tak sabar menanti dan tak lagi percaya dengan turunnya hujan

 

Begitu terpesona dengan pemandangan baru di seberang haluan

Selaksana penawar dahaga menghampar di tengah kekeringan yang merenta

Tanpa pernah mengerti dan berujung menjadi kecewa

Karena penawar dahaga hanyalah fatamorgana di tengah gurun saja…

desert_ProductiveMuslim-300x225

“… Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”

~ Q.S. Ali Imran (3): 173

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”

~ Q.S. Ar-Ra’d (13) : 28

Nb: Silahkan klik gambar untuk melihat sumber gambar