tak perlu begitu gundah… ketika awan tak secerah tadi pagi

kegelapan dan gemuruh sahut menyahut menggentarkan hati

tiada mengapa… matahari tidaklah bersembunyi

hanya saja hadirnya sirna… bukan pula tuk selamanya…

tak perlu begitu sendu… ketika hujan mulai mengepungmu

nikmati saja… berlarilah sekencang-kencangnya

hingga keteduhan itu kau temukan

dan mulailah nikmati rerintiknya dalam ketenangan…

sampai akhirnya, saat itu tiba…

saat kegelapan ditelusupi cahaya dengan kelembutan

saat awan kelabu mulai tersapu dari langit  biru

saat senyuman pelangi itu perlahan hadir menyapamu…

bertahanlah…

berdamailah dengan kegelapan langit

karena hujan bukanlah penantian ataupun penderitaan

tapi harapan… harapan bahwa PELANGI ITU AKAN DATANG…

Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu, dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,  yang memberatkan punggungmu? Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

~ Q.S. Al Insyirah

Lani, 4 Januari 2011