Miris rasanya…

Mengingat saudara kita di belahan dunia yang berbeda, hidup penuh tantangan dan lika-liku…sementara kita disini…lalai dan terlena dengan dunia.

Ketika di Prancis sana muslimah diharamkan menggunakan hijab kehormatannya…mereka berjuang menggunakan apapun selain ‘kerudung’ untuk menutupi aurat , bahkan tanpa ragu menggunduli kepala mereka…

Tapi apa yang terjadi di Bumi Pertiwi ini?

Di negara yang katanya berpenduduk muslim terbanyak didunia ini, justru wanita yang mengaku Islam memprotes undang-undang pornografi…alasannya klise: hak asasi.

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. Al Ahzab:59)

Entah apa yang ada di benak mereka…

Ketika Palestina begitu menantikan setiap kelahiran bayi-bayi di tanah perangnya, bahkan mungkin mereka berharap para bayi mujahid dan mujahidah bisa berperang segera setelah hari lahirnya…

Ibu-ibu muda Tanah Air ini justru membuang mereka di tempat sampah atau di depan pintu-pintu rumah… bahkan merenggut kehidupan mereka sebelum calon-calon manusia ini bernyawa…

Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. (Q.S. Al Israa’:31)

Begitu iba rasanya…

Ketika di sudut dunia sana ada mereka yang begitu merindukan kasih sayang dan perhatian orang tua yang mungkin tak pernah dijumpainya…begitu berhasrat akan pendidikan tapi apa daya kemiskinan begitu menyiksa…

Muda-mudi dengan fasilitas dan kemewahan luar biasa justru meludahi wajah orang tua mereka dengan segala bentuk cela laku dan ulah…mengutuki proses pembelajaran dan memilih santai dan berhura-hura…

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Q.S. Ibrahim:7)

Na’udzubillahi mindzalik… semoga Allah mengampuni dan menunjuki mereka jalan yang lurus…